Dampak Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.28944/maharot.v5i1.579Kata Kunci:
implementasi, pembelajaran daring, minatAbstrak
Penerapan pembelajaran daring merupakan inovasi dalam dunia pendidikan yang menerapkan tekhnologi. Pembelajaran daringmerupakan metode belajar dengan penggunaan model yang interaktif berbasis internet dan learning manajemen system. Di di era revolusi industri 4.0 pembelajaran daring dirasa cocok untuk diterapkan, namun tak jarang beberapa lembaga pendidikan yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaanya. Hal ini disebabkan karena belum terbiasa dalam penggunaanya.
Rumusan masalah sebagai berikut 1) Begaiamana Implementasi Pembelajaran Daring Di STIT Al Ibrohimy Bangkalan, 2) Bagaimana Dampak Penerapan Pembelajaran Daring Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Di STIT Al Ibrohimy Bangkalan, 3) Faktor Apa Saja Yang Menjadi Pendukung Dan Penghambat Dalam Penerapan Pembelajaran Daring Di STIT Al Ibrohimy Bangkalan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisa dengan mengacu pada kerangka teoritik yang ada.
Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran daring di STIT Al Ibrohimy Bangkalan dilatar belakangi oleh beberapa faktor, faktor pertama karena adanya kebijakan pemerintah terkait penerapan pembelajaran dari rumah masing-masing yang disebabkan pandemi COVID-19, faktor kedua yakni kondisi dosen yang sedang menempuh pendidikan atau sedang melanjutkan perkuliahannya sehingga pembelajaran dilakukan secara online oleh dosen yang bersangkutan, dalam pembelajaran daring di STIT Al Ibrohimy Bangkalan menggunakan pembelajaran model daring kombinasi, dengan jenis sinkronus dan asinkronus. Pembelajaran daring memiliki dampak terhadap kondisi internal mahasiswa, mahasiswa belum sepenuhnya mampu beradaptasi sehingga menimbulkan kesulitan, akibatnya kesulitan-kesulitan tersebut berkembang menjadi sikap yang negatif yg pada akhirnya berdampak terhadap minat belajarnya. Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dari penerapan pembelajaran daring ini, yakni kesiapan, baik meliputi kesiapan mahasiswa, dosen, akademik maupun media atau fasilitas yang digunakan serta jaringan internet. Sedangkan yang menjadi faktor pendukung yang pertama adalah adanya kebijakan pemerintah, yang kedua kesadaran dan yang terakhir ketersediaan media aplikasiReferensi
Belawati, Tian. Pembelajaran Online. Banten: Universitas Terbuka, 2020.
Bilfaqih, Yusuf, and M. Nur Qomarudin. Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring. Yogyakarta: Deepublish, 2015.
Bisri, Mustofa. Pedoman Menulis Proposal Penelitian Skripsi Dan Tesis. Yogyakarta: Panji Pustaka, 2009.
Jusmawati, Satriawati, and Bellona Mardhatillah Sabillah. “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Daring Terhadap Minat Belajar Mahasiswa PGSD UNIMERZ Pada Mata Kuliah Pendidikan Matematika.†JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) 5, no. 2 (2020).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), 2020.
Munir. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta, 2012.
Murliani, Rosleny. Psikologi Umum. Bandung: CV Pustaka Setia, 2014.
Prihatsanti, Unika, Suryanto, and Wiwin Hendriani. “Menggunakan Studi Kasus Sebagai Metode Ilmiah Dalam Psikologi.†Buletin Psikologi 26, no. 2 (2018).
Riyanda, Afif Rahman, Kartini Herlina, and B. Anggit Wicaksono. “Evaluasi Implementasi Sistem Pembelajaran Daring Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.†IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora 4, no. 1 (2020).
Santoso, Subhan Adi, and M. Chotibuddin. Pembelajaran Blended Learning Masa Pandemi. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media, 2020.
Sholichah, Aas Siti. “Teori-Teori Pendidikan Dalam Al-Quran.†Edukasi Islam, Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2018).
STIT Al-Ibrohimy Bangkalan. Pedoman Akademik. Bangkalan: STIT Al-Ibrohimy, 2017.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2016.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Publishing your paper with Maharot : Journal of Islamic Education means that the author or authors retain the copyright in the paper. Maharot granted an exclusive non commercial reuse license by the author(s), but the author(s) are able to put the paper onto a website, distribute it to colleagues, give it to students, use it in your thesis etc, so long as the use is not directed at commercial advantage or toward private monetary gain. The author(s) can reuse the figures and tables and other information contained in their paper published by Maharot in future papers or work without having to ask anyone for permission, provided that the figures, tables or other information that is included in the new paper or work properly references the published paper as the source of the figures, tables or other information, and the new paper or work is not direct at private monetary gain or commercial advantage.
Maharot journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.This license lets others remix, tweak, and build upon your work non-commercially, and although their new works must also acknowledge & be non-commercial, they don’t have to license their derivative works on the same terms.
Maharot journal Open Access articles are distributed under this Creative Commons Attribution-Noncommercial 4.0 International License (CC BY-NC). Articles can be read and shared for noncommercial purposes under the following conditions:
- BY: Attribution must be given to the original source (Attribution)
- NC: Works may not be used for commercial purposes (Noncommercial)

