PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI PESANTREN: ANTARA URGENSI DAN POTENSI (TELAAH ATAS HASIL PENELITIAN TENTANG KEWIRAUSAHAAN PADA TIGA PESANTREN: PESANTREN AINURRAFIQ KUNINGAN, PESANTREN WALINDO PEKALONGAN, DAN PESANTREN MIFTAHUL ULUM MADURA)
DOI:
https://doi.org/10.28944/reflektika.v17i1.656Keywords:
Entrepreneurship, Islamic Boarding School, Ainurrofiq, Walindo, Miftahul UlumAbstract
References
Bawono, Anton (2018). “Creative Economic Development of Pesantren†dalam Syirkah: Journal of Economics and Business, 3 (1)
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (2020), Rencana Strategis Direktorat Pendidikan Islam Tahun 2020-2024. Jakarta: Ditjen Pendis.
Fatmasari, Dewi. (2014), “Peran Kewirausahaan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Sekilas Tentang Pesantren Ainurrafiq, Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan†dalam Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari’ah, Vol. 2, No. 6.
Hannan, Abd. (2018), “Strategi penguatan Pembangunan Madura Yang Berkelanjutan Melalui Pembedayaan Nilai Kearifan Lokal†dalam Jurnal Dimensi, vol. 1, No. 1
Hannan, Abd. (2021), “Santripreneur Berbasis Kearifan Lokal di Pesantren Miftahul Ulum Madura†dalam Endy saputra dan M. Zaenal Anwar (ed.), Metodologi Penelitian Keagamaan-Interdisipliner: Kajian Sosial Masyarakat dan Pesantren. Surakarta: LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta.
Hassan, Y. (2021), "A decade of research on Muslim entrepreneurship", Journal of Islamic Marketing, Vol. ahead-of-print No. ahead-of-print. https://doi.org/10.1108/JIMA-12-2019-0269
https://www.beritasatu.com/ekonomi/736821/rasio-kewirausahaan-nasional, edisi 22 Februari 2022, diakses pada 6 Maret 2022
Ismanto, Kuat dan M. Nasrullah (2021), “Multiplier Effect Unit Bisnis Pesantren Walindo Pekalongan†dalam Endy saputra dan M. Zaenal Anwar (ed.), Metodologi Penelitian Keagamaan-Interdisipliner: Kajian Sosial Masyarakat dan Pesantren. Surakarta: LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta.
McCleary, Rachel dan Robert Barro (2019), The Wealth of Religions: The Political Economy of Believing and Belonging. Princeton: Princeton University Press.
Nadzir, M., “Membangun Pemberdayaan Ekonomi di Pesantren†dalam Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), h. 37-56
Salahuddin, Muh, dkk. (2021), “Entrepreneurship dalam Masyarakat Pesantren di Pulau Lombok†dalam Endy saputra dan M. Zaenal Anwar (ed.), Metodologi Penelitian Keagamaan-Interdisipliner: Kajian Sosial Masyarakat dan Pesantren. Surakarta: LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta.
Sudarmanto, Eko, et.al. Konsep Dasar pengabdian Kepada Masyarakat: Pembangunan dan Pemberdayaan (Yayasan Kita Menulis, 2020).
Suwito, N. S. (2017), “Model Pengembangan Ekonomi Pondok Pesantren†dalam EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 6(3), 2017
Wekke, Ismail Suardi (2017), “Integrasi Pendidikan Islam dan Pembelajaran Kewirausahaan di Pesantren Minoritas Muslim†dalam Jurnal Fenomena, Vol.9, No. 1
Yacoob, Yazilmiati (2012), “Entrepreneurs’ Social Responsibilities From Islamic Perspective: A Study of Muslim Entrepreneurs in Malaysiaâ€, dalam Jurnal Procedia - Social and Behavioral Sciences 58:1131-1138.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dalam https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122743/uu-no-18-tahun-2019
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.