URGENSI ASBABUL WURUD DALAM HADITS (Upaya Reinterpretasi Hadits Misoginis Berdasarkan Pendekatan Historis, Sosiologis dan Antropologis)
DOI:
https://doi.org/10.28944/reflektika.v16i1.530Keywords:
Hadits, asbabul wurud, pendekatan historis, sosiologis, dan antropologisAbstract
Hadits merupakan salah satu sumber ajaran Islam. Secara struktural ia menduduki posisi kedua setelah al-Qur’an, sedangkan secara fungsional ia merupakan bayan (penjelas) terhadap al-Qur’an. Tak dapat dipungkiri bahwa ketepatan pemaknaan dan pemahaman hadits adalah sesuatu yang vital. Namun demikian, untuk menggali kandungan makna dari suatu hadits tidak semudah membalikkan telapak tangan. Adakalanya hadits hanya dimaknai secara tekstual tanpa memperhatikan aspek historisitas dan keadaan sosio-kultural masyarakat kala hadits diturunkan. Akibatnya terjadi konflik dalam masyarakat semisal ketimpangan dalam tataran relasi laki-laki dan perempuan akibat pemahaman hadits yang parsial hingga dinilai misoginis dan mendiskriminasikan posisi perempuan. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman terhadap  asbabul wurud dan melakukan reinterpretasi hadits berdasarkan pendekatan historis, sosiologis dan antropologis.
References
Abdullah, Taufik, and M.Rusli Karim. Metodologi Penelitian Agama: Sebuah Pengantar. Jakarta: CV. Rajawali, 1992.
Al-Asqalani, and Ibnu Hajar. Fath Al-Bari. VII. Beirut: Daar al-Ma’rifah, n.d.
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Bukhori. Beirut: Daar ibn Katsir, n.d.
Al-Hanbali, Abu al-Falah Abd al-Hayy bin Imad. Syadzaratu Adz-Dzahab Fi Akhbar Man Dzahab. Beirut: Dar al-Fikr, n.d.
Al-Maraghi, and Ahmad Musthafa. Tafsir Al-Maraghi. Al-Qahirah: Musthafa al-Baby al-Halaby wa Auladuh, 1963.
Ash-Shiddiqie, and M. Hasby. Sejarah Ilmu Hadits. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
Fuad, Abu. Ilmu Hadits Praktis. Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2010.
Jaudah, Kamal. Wazhifah Al-Mar’ah Fi Nazhar Al-Islam. Al-Qahirah: Dar al-Hady, 1980.
Menno, S. Antropologi Perkotaan. Jakarta: CV. Rajawali, 1992.
Muhibbin. Hadits-Hadits Politik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, n.d.
Munawwar, Said Agil Husin, and Abdul Mustaqin. Asbabul Wurud Study Kritis Hadits Nabi Pendekatan Sosio/Historis/Kontekstual. Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar, 2001.
Qardhawi, Yusuf. Bagaimana Memahami Hadits Nabi SAW. Bandung: Karisma, n.d.
Sabiq, Sabiq. Fiqh Al-Sunnah. Semarang: Toha Putra, n.d.
Sodiqin, Ali. Antropologi Al-Qur’an: Model Dialektika Wahyu & Budaya. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.
Yanggo, Huzaemah T. Fiqih Perempuan Kontemporer. Jakarta: Al-Mawardi Prima, 2001.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.