MALAIKAT DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-SUFI (Studi Atas Penafsiran Imam al-Qusyairi Dalam Tafsir Lata’if al-Isyarat)
DOI:
https://doi.org/10.28944/reflektika.v13i2.482Keywords:
Malaikat, Tafsir Sufi, Lata’if al-Isyarat.Abstract
Artikel ini memaparkan tentang malaikat dalam perspektif al-Qur'an tafsir sufi al-Qusyairi dalam kitab Lata'if al-Isyarat. Malaikat merupakan pembahasan yang menarik untuk dibahas, karena malaikat adalah makhluk gaib. al-Qusyairi yang terkenal dalam menafsirkan al-Qur'an berbeda makna zahir itu didasarkan pada tanda-tanda tersembunyi dengan mengambil jalan spiritual, dengan menggunakan metode deskriptif dan analitis studi kepustakaan dapat dikemukakan bahwa karakteristik al-Qusyairi penafsiran ayat-ayat malaikat dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Pertama, penafsiran sistematis al-Qusyairi oleh tahlili, dan al-Qusyairi tidak banyak merujuk pada ayat-ayat lain. Kedua, unsur tafsir adalah penggunaan ayat-ayat munasabah. Ketiga, ciri khusus tafsir al-Qusyairi tentang malaikat adalah kaum sunni yang menolak mujassimah dan banyak memberikan perumpamaan kepada malaikat. Adapun tugas malaikat, al-Qusyairi memaknai bahwa malaikat lebih menitikberatkan pada fungsi dan relasionalnya, artinya malaikat adalah wali yang melakukan pekerjaannya sendiri dan tidak saling mengganggu dan saling campur tangan.
References
Ahmad al-Musayyar, Prof. Dr. Muhammad Sayyid. Alam al-Gayb fi al-Aqidah al-Islamiyah trj. Imam Firdaus & Taufik Damas Jakarta: Zaman, 2009.
Asyqar (al), Umar Sulaiman. Alam Makhluk Supranatural. Jakarta: C.V. Firdaus, 1992.
Baraja, Abbas Arfan Ayat-Ayat Kauniyah “(Analisis Kitab Tafsir Isyari (Sufi) Imam al-Qusyairi Terhadap Beberapa Ayat Kauniyah Dalam Al-Qur’an)â€. Malang: UIN Malang Press. 2009.
Halim Mahmud, Mani’ Abd. (Trj), Metodologi Tafsir Kajian Komprehensif Metode Para Ahli Tafsir. tp:tt.
http://saharaislamic.blogspot.co.id/2010/07/dr-abdul-razaq-naufal-dalam-bukunya.html.
Keeler, Annabel. Sufi Tafsir as a Mirror: al-Qushayri The Murshid in his Lata’if al-Isyarat Journal of Qur’anic Studies 8:1 (2006). pp. 1-21. Yang di-indonesia-kan oleh Eva F. Amrullah & Faried F. Saenong, Tafsir Sufistik Sebagai Cermin: al-Qusyairi Sang Mursyid dalam Karyanya Lata’if al-Isyarat. Jurnal Studi al-Qur’an. Vol. II. No. I, (2007).
Kodirun, Lata’if Al-Isyarat Karya Al-Qusyairi (Tela’ah Atas Metode Penafsiran Seorang Sufi Terhadap Al-Qur’an)â€, Skripsi, Jurusan Tafsir Hadits, Fakultas Usuluddin, IAIN Sunan Kaljaga, 2001.
Khamis (al), Muhammad bin ‘Abdurrahman. ‘Itiqad Ahl al-Sunah. al-Mamlakah al-‘Arabiyah: Wizard al-Syu’un al-Islamiyah. 1419 H.
Kushairi (al), H. Halm. dalam C.E. Bosworth, dkk [ed.]. The Encyclopaedia of Islam. Leiden: Brill Academic Publishers. 2003.
Morgan, Kenneth W. Islam Jalan Lurus Terj. Abu Salamah dan Chaidir Anwar. Jakarta: Pustaka Jaya,t.t.
Nu’man, Abu Hanifah. al-Syarah al-Muyassar; ‘ala al-Fiqhain al-Absat wa al-Akbar. Ajman: Maktabah al-furqan, t.th.
Shihab, M. Quraish. Malaikat dalam Al-Qur’an: yang Halus dan Tak Terlihat. Jakarta: Penerbit Lentera Hati, 2010.
Syafrowi (asy), Mahmud. Mengundang Malaikat ke Rumah. Yogyakarta: Mutiara Media, 2010.
Taftazani (al) Abu WafÄ al-Ganimi, Tasawwuf Islam terj. Subkhan Ansori Jakarta: Gaya Media Pratama, 2008.
Qusyairi (al), Abdul Karim ibn Hawazin. Lata’if al-Isyarat. Mesir: Dar al-Katib al-‘Arabi, tt.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.