Pemikiran Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyyah Tentang Kritik Matan dan Metode Memahami Hadis Ta’arud
DOI:
https://doi.org/10.28944/dirosat.v6i1.291Keywords:
Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah, Hadis palsu, Kritik matan, Otentisitas, Ta’arudAbstract
Studi ini menginvestigasi pemikiran Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah tentang kritik matan dan metode yang digunakannya dalam memahami hadis-hadis yang ta’arud (bertolak belakang) dari segi matannya. Pemikirannya tentang kritik matan sangat menarik pada masanya dan juga pada saat sekarang. Pada masanya trend penelitian hadis lebih fokus pada kritik sanad, seakan-akan otentitisitas sebuah hadis hanya semata ditentukan dari aspek transmisi sanad. Sementara Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah berpendapat bahwa otentisitas sebuah hadis tidak bisa semata ditentukan oleh aspek sanad saja, tetapi juga aspek matannya. Dalam konteks sekarang, di saat informasi tentang hadis-hadis Nabi Saw begitu mudah didapatkan melalui media berbasis jaringan internet bahkan tanpa terseleksi, pemikiran Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah tentang kritik matan dan metode memahami hadis yang ta’arud dari sisi matan tidak kehilangan momentumnya. Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah memberikan tiga belas kreteria hadis palsu sebagai upaya untuk menentukan otentisitas matan hadis. Sehingga temuan penelitian ini penting dengan melihat indikator-indikator hadis palsu masyarakat mudah mengetahui sedini mungkin terkait hadis yang matannya sahih atau palsu.
References
al-Adlibi, Sholahuddin. ManhÄj Naqd al-Matan, Beirut: Darul Iffaq al-JadÄ«dah, 1983.
al-‘Asyra, Abd al-QÄdir ‘IrfÄn. ZÄd al-Ma’Äd Muhaqqaq. Beirut: DÄr al-Fikr. 1995.
ad-DÄ«n, ‘Abd al-‘Aẓim ‘Abd as-Syarif. Ibn Qayyim al-Jauziyyah; ‘Aá¹£ruhu wa ManhÄjuhu wa Ä€rÄuhu fÄ« al-Fiqhi wa al-‘AqÄid wa at-Taṡawwuf. T.tp.: Maktabah an-Nahá¸ah. 1956.
al-Jauziyyah, Ibn al-Qayyim. al-ManÄr al-MunÄ«f fÄ« aá¹£-á¹¢ahÄ«h wa aá¸-Ḍa’īf Cet. I. Riyadh: Darul ‘Aá¹£imah, 1996.
--------------. KitÄb ar-Rūḥ. Beirut: DÄr al-Fikr, 1985.
--------------, ZÄd al-Ma’Äd, Beirut: Dar al-Fikr. 1990.
--------------. Tahżīb Sunan Abi Dawud wa Idhahi Musykilatihi, Beirut: Dar Ibn Hazm, 2007.
al-Jauzi, Ibn. KitÄb al-Mauá¸Å«â€™Ät, Vol II, Madinah: Muhammad Abdul Muhsin, t.t.
al-JawÄbi, Muhammad Ṭahir. JuhÅ«d al-Muhaddiṡīn fÄ« an-Naqd al-Hadīṡ an-NabawÄ« as-SyarÄ«f. Tunisia: Muaasasah Abd al-KarÄ«m ibn Abdullah, t.t..
al-Mu’allif, Tarjama. Muqaddimah ZÄd al-Ma’Äd fÄ« Hadyi Khairi al-‘IbÄd. BeirÅ«t: Muasasah ar-RisÄlah, 1992.
as-á¹ Älih, Awad as-Sayyid. DirÄsÄt fÄ« at-Ta’Ärud wa at-TarjÄ«h ‘Ind al-UṣūliyyÄ«n. Kairo: DÄr at-TibÄ’at, 1980.
as-á¹ iddqi, Hasbi. Pokok-pokok Ilmu Dirayah Hadis. Jakarta: Bulan Bintang, 1986
Saputro, Thoha, Kritik Matan Hadis, (Studi Komparatif Pemikiran Ibnu Qayyim al- Jauziyyah dan Muhammad al-Ghazali), Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2008
as-Syafi’I, Ahmad ‘Abd. Muqaddimah KitÄb al-ManÄr al-MunÄ«f. Beirut: DÄr al-Kutub al-‘Ilmiyyah. 1983.
at-ṬahÄn, Mahmud. Taysir Muá¹£á¹alah Al-Hadis. Surabaya: Toko Buku al-Hidayah. t.t.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



